Advertisements

Batugade, 30 September 2025 – UPF-PNTL Gelar HUT ke-23 di Batugade.
Unit Patroli Perbatasan (UPF) dalam jajaran Polísia Nasional Timor-Leste (PNTL) merayakan hari jadinya yang ke-23 dengan upacara resmi di Markas UPF, Fatuk-Bot, Batugade, Kabupaten Bobonaro.

Pada pukul 16.30 WTL, seiring dibukanya perayaan, jajaran kepolisian dan militer dengan seragam lengkap, tamu undangan sipil, serta mitra dari negara sahabat Indonesia turut hadir menyaksikan acara yang berlangsung dengan khidmat. Kehadiran mereka semakin menegaskan makna penting peringatan ini.

Tema Perayaan

Selain sebagai momen peringatan, perayaan ini juga menjadi ajang bagi UPF untuk menegaskan tema besar, “Setia Menjaga Perbatasan, Teguh dalam Pengabdian”. Dengan demikian, tema tersebut menjadi cerminan nyata komitmen mereka, sekaligus menunjukkan dedikasi dalam menjaga kedaulatan dan keamanan di sepanjang garis perbatasan darat Timor-Leste. Lebih dari itu, perayaan ini juga memperkuat kesadaran akan pentingnya persatuan dan kerja sama antarpersonel dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Komandan UPF, Superintenden Polisi Euclides Belo, Lic. D., MD, menegaskan bahwa momen ulang tahun ke-23 menjadi ajang memperkuat kerja sama lintas batas.

“Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penjaga nilai persaudaraan dan solidaritas antarbangsa,” ujarnya.

Dalam seremoni ini, sejumlah pejabat hadir secara langsung, antara lain Komandan Jenderal PNTL Henrique da Costa, Wakil Komandan Jenderal Pedro Belo, para perwira senior, Ketua Asosiasi Istri Polisi Nasional Timor-Leste (AES-PNTL) Manuela de Araújo, serta keluarga besar personel UPF. Kehadiran perwakilan resmi dari Indonesia kembali meneguhkan persahabatan dan stabilitas di kawasan perbatasan.

Kehadiran Suster ALMA

Yang menarik, Suster ALMA hadir sebagai undangan khusus untuk meliput dan mendokumentasikan perayaan bersejarah ini. Keterlibatan mereka menegaskan pentingnya peran komunitas religius dan sosial dalam memperkuat nilai pengabdian, kemanusiaan, dan persaudaraan lintas batas.

Dokumentasi Suster ALMA diharapkan dapat memperluas pesan damai dan menumbuhkan rasa solidaritas di tengah masyarakat.

Dengan semangat pengabdian dan persaudaraan, peringatan HUT ke-23 UPF tidak hanya tercatat sebagai momentum sejarah. Selain itu, momen ini juga mengingatkan pentingnya persatuan dalam menjaga kedaulatan bangsa. Sejalan dengan itu, perayaan ini menjadi wujud nyata komitmen UPF dalam menjaga keamanan dan perdamaian di perbatasan Timor-Leste–Indonesia.

Advertisements