5
"Seorang Misionaris awam adalah seorang yang meninggalkan pekerjaannya sendiri, tempat kesenangannya sendiri, dan menuju ke orang lain mencarinya khusus orang miskin. (Rm. Paul Janssen CM - 8 September 1982)
Advertisements

Kehadiran Kasih di Tanah Perbatasan

Kegiatan misi di Stasi Santa Maria Erambu, Paroki Santo Arnoldus Janssen – Sota, Keuskupan Agung Merauke, menjadi wadah bagi para suster untuk menghidupkan denyut misi Gereja di tengah kesederhanaan hidup umat melalui pelayanan kasih yang mereka jalankan setiap hari.
Suster Iren ALMA dan Suster Udis ALMA hadir sebagai saksi kasih Kristus yang setia — mendampingi umat dengan hati penuh perhatian.
Dalam keseharian yang sederhana, mereka menjadi tanda nyata kehadiran Allah di tengah umat yang rindu akan sentuhan kasih dan bimbingan rohani.

Melalui kegiatan misi ini, para suster menghidupi kasih Allah dalam tindakan nyata: berbagi, mendengar, dan menyertai umat dengan iman dan pengharapan.

Dari sinilah para suster memulai perjalanan misi — dengan hati yang hadir dan siap melayani.

Pagi yang Penuh Semangat: Belajar dalam Kesederhanaan

Setiap pagi, halaman pastoran berubah menjadi ruang belajar kecil yang penuh keceriaan.
Setiap pagi, anak-anak usia pra-sekolah, antara tiga hingga lima tahun, datang dengan semangat besar untuk belajar dan bermain bersama. Dengan alat tulis sederhana, mereka duduk berbaris rapi, menirukan huruf, menghitung dengan jari mungil, dan mencoba menulis dengan penuh sukacita.

Di tengah tawa kecil dan coretan polos itu, tersimpan harapan besar agar mereka kelak tumbuh dengan bekal iman dan pengetahuan yang memadai.
Momen-momen sederhana ini menjadi pengingat bahwa pendidikan dan iman bertumbuh bersama — bahkan dalam keterbatasan sarana dan ruang.

Tawa anak-anak menumbuhkan benih pengharapan bagi Gereja.

Sore Hari: Menyemai Iman Anak-Anak Komuni Pertama

Menjelang sore, suasana berubah menjadi lebih hening dan reflektif. Anak-anak yang lebih besar datang dengan wajah penuh antusiasme — mereka adalah calon penerima Komuni Pertama.
Bersama Suster Iren dan Suster Udis, mereka duduk melingkar, membuka Kitab Suci, menyanyikan lagu rohani, dan belajar tentang makna Ekaristi.

Dalam kesederhanaan itu, terasa kehangatan rohani yang menyelimuti setiap hati. Mata-mata kecil berbinar ketika mendengar kisah Yesus, Sang Sahabat yang selalu hadir.
Mereka belajar bahwa Komuni bukan sekadar perayaan, tetapi perjumpaan penuh kasih dengan Allah yang ingin tinggal di hati mereka.

Dengan sabar, para suster mengajarkan keakraban, doa, dan kasih, sehingga iman anak-anak terus tumbuh.

Menyusuri Jalan Kehidupan: Kunjungan ke Rumah Umat

Usai kegiatan sore, langkah para suster berlanjut menyusuri jalan kecil di kampung.
Kegiatan Misi di Stasi Santa Maria Erambu, Paroki Santo Arnoldus Janssen – Sota, Keuskupan Agung Merauke, terlihat nyata dari rumah ke rumah. Para suster hadir bukan sebagai tamu, tetapi sebagai saudari yang mendengarkan, berbagi, dan mendoakan.

Beberapa keluarga sedang sakit, ada yang bercerita dengan penuh semangat tentang kebun mereka, dan ada pula yang hanya ingin ditemani dalam diam.
Dalam setiap kunjungan sederhana, umat merasakan kehadiran Gereja yang hidup dan dekat. Kehadiran ini tidak hanya mengajar, tetapi juga menemani dan menguatkan.

Di setiap pintu yang dibuka, kasih Allah ikut masuk dan tinggal bersama umat-Nya.

Dalam Kesederhanaan, Injil Bertumbuh

Hari-hari di Erambu mungkin tampak sederhana, tanpa acara besar atau gegap gempita. Justru melalui kesederhanaan itulah Injil menemukan tempatnya.
Dalam tawa anak-anak yang belajar membaca, dalam doa anak-anak Komuni Pertama, dan dalam sapaan hangat keluarga di rumah-rumah mereka, kasih Allah hadir secara nyata, menyentuh hati setiap orang yang terlibat

Dari Erambu, kita belajar bahwa misi bukan soal karya besar, melainkan kesetiaan menghadirkan kasih Allah dalam langkah-langkah kecil setiap hari.
Di tanah perbatasan ini, Injil bertumbuh dalam kebersamaan, dalam doa, dan dalam cinta yang setia menemani umat di setiap perjalanan hidup mereka.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *