

KOMSOS ALMA PUTERI – Dili, Timor Leste.
Pelatihan Pendampingan bagiDisabilitas Netra di Komunitas ALMA PUTERI Dili merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas pendampingan bagi penyandang disabilitas netra. Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama antara ALMA Dili dan STP-IPI Malang, Program Studi Pelayanan Pastoral.









Pelatihan bertajuk Training Pendampingan Orang dengan Disabilitas Visual Total terlaksana pada 26–30 Januari 2026 di komunitas ALMA PUTERI Dili. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama antara ALMA Dili dan STP-IPI Malang, Program Studi Pelayanan Pastoral.
Dalam kerja sama tersebut, STP-IPI Malang mengutus seorang tenaga dosen sebagai narasumber. Melalui pelatihan ini, Sr. Klemensia Nini, ALMA, M.Ag., M.Pd. membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam mendampingi penyandang disabilitas netra..
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan praktis dalam mendampingi penyandang disabilitas netra secara tepat dan manusiawi. Dalam Pelatihan Pendampingan bagi Penyandang Disabilitas Netra di Komunitas ALMA Puteri Dili, tim pelatih merancang pembelajaran dengan komposisi 40% teori dan 60% praktik, sehingga peserta memahami konsep dasar sekaligus menerapkannya dalam pelayanan sehari-hari.
Materi pelatihan
Melalui Pelatihan Pendampingan bagi Disabilitas Netra ini, peserta memperoleh wawasan baru dan keterampilan praktis.
Pelatihan ini juga menumbuhkan kepercayaan diri untuk mendampingi penyandang disabilitas netra secara tepat dan bermakna.
Selama pelatihan, tim pelatih memberikan materi sistematis tentang disabilitas netra, orientasi mobilitas, pendampingan berjalan, dan latihan di lingkungan nyata. Peserta juga belajar Braille, berhitung dengan abakus, serta keterampilan Activity of Daily Living (ADL) untuk mendukung kemandirian sehari-hari.
Peserta dan Metode Pelatihan
Pelatihan berlangsung lima hari dengan 30 jam efektif dan diikuti 26 peserta dari rekan kerja awam serta anggota ALMA PUTERI. Metode pelatihan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, diskusi kelompok, simulasi, serta praktik langsung bersama anak-anak penyandang disabilitas netra.
Penggunaan Bahasa dalam Pelatihan
Dalam proses pelatihan, materi disampaikan menggunakan dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Tetum. Awalnya beberapa peserta kesulitan memahami istilah teknis, tetapi diskusi interaktif dan penerjemahan ke Bahasa Tetum membantu pemahaman bersama.
Antusiasme dan Dampak Pelatihan
Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan berlangsung. Mereka mengakui bahwa sebelumnya pendampingan bagi penyandang disabilitas netra masih terbatas karena kurangnya pemahaman dan keterampilan yang memadai. Melalui Pelatihan Pendampingan bagi Disabilitas Netra ini, peserta memperoleh wawasan baru dan keterampilan praktis. Pelatihan ini juga menumbuhkan kepercayaan diri untuk mendampingi penyandang disabilitas netra secara tepat dan bermakna.
Harapan dan Tindak Lanjut
Sebagai tindak lanjut, peserta berharap adanya pelatihan lanjutan tentang Braille, orientasi mobilitas, berhitung dengan alat bantu, dan keterampilan ADL. Selain itu semoga pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi pendamping serta kualitas pelayanan bagi penyandang disabilitas netra di komunitas ALMA Dili.
baca juga: https://almaputeri22.net/2026/01/30/jejak-pelayanan-misi-alma-puteri-di-stasi-st-maria-erambu/
@Sr. Klemensia Nini, ALMA, M.Ag., M.Pd. @komsosalmaputeri






